Rabu, 27 Oktober 2010

10 makhluk cryptozoology


Pengertian Cryptozoology adalah penyelidikan atau penelitian terhadap makhluk hidup yang belum dikenal sains. Beberapa diantaranya merupakan makhluk-makhluk yang telah menjadi legenda disuatu wilayah, ataupun “monster” misterius yang kerap dilaporkan terlihat oleh manusia namun eksistensi sebenarnya masih merupakan tanda tanya besar.
Berikut merupakan daftar 10 makhluk Cryptozoology yang paling menarik.
Daftar urutan makhluk Cryptozoology dibawah disusun berdasarkan opini subjektif bukan hasil penelitian. Jadi, apabila anda memiliki daftar 10 “monster” yang berbeda dengan artikel ini itu wajar adanya.
10. Mongolian Death Worm
 
Diposisi sepuluh adalah Mongolian Death Worm. Monster gurun Gobi yang sudah terlalu lama menjadi buruan para Cryptozoologyst ini mungkin sejenis cacing tanah namun dengan bentuk dan ukuran tubuh yang tak lazim. Menurut beberapa orang yang pernah melihatnya secara langsung, ia memiliki panjang tubuh sekitar 1 – 1.5 meter dengan bentuk fisik menyerupai usus besar manusia dan berwarna merah darah.
Sesuai dengan namanya, Mongolian Death Worm dikatakan merupakan spesimen yang mematikan. Ia dapat menyemburkan racun dan konon memiliki sengatan listrik yang dapat dengan mudah merobohkan mangsa ataupun siapa saja yang mencoba mengusiknya. Tercatat beberapa ekspedisi pernah dilakukan untuk mencari eksistensi monster yang ditempat asalanya disebut sebagai allghoi khorkhoi ini, namun kesemuanya masih jauh dari harapan karena tak seekorpun berhasil ditangkap (jangankan ditangkap, mereka terlihat / menampakkan diri kepada para peneliti pun tidak).
9. Orang Pendek

Orang Pendek dideskripsikan sebagai makhluk serupa kera, Bipedal, dan memiliki tinggi tubuh tak lebih dari 1,5 meter.
Orang Pendek masuk kedalam daftar Top 10 makhluk Cryptozoology bukan lantaran mereka dikabarkan berdiam disalah satu wilayah Indonesia yakni Taman Nasional Kerinci Seblat, namun lebih kepada anggapan beberapa Cryptozoologyst yang mengatakan ia merupakan bagian dari “missing link” dengan kita manusia modern. Banyak yang berspekulasi bahwa Orang Pendek merupakan manusia purba dari spesies Homo Floresiensis -salah satu spesies baru dari genus Homo yang sering disebut “Hobbit” dan kerangkanya ditemukan pada tahun 2003 lalu diwilayah Flores, NTT- yang masih dapat bertahan hidup hingga sekarang.
Mereka (Orang Pendek) dikabarkan sering terlihat oleh beberapa penduduk setempat. Namun demikian, mereka adalah komunitas yang tertutup dari dunia luar dan tidak pernah berinteraksi dengan manusia. Menurut laporan dari beberapa orang suku Anak Dalam, Orang Pendek mereka sering terlihat membawa semacam tombak yang kemungkinan digunakan untuk berburu.
8. Mothman


Gambar disamping adalah ilustrasi gambar mengenai bentuk fisik Mothman.
Apa yang ada dibenak sebagian warga Amerika Serikat seandainya kita bertanya mengenai makhluk misterius yang sering disebut Mothman? Pastilah mereka mengimajinasikannya sebagai makhluk dengan perawakan seperti manusia, bertubuh gelap, bermata bulat dan berwarna merah menyala serta memiliki sayap menyerupai sayap kelelawar. Mothman, makhluk misterius yang telah melegenda diseantero Amerika Serikat ini pertama kali dilaporkan terlihat di West Virginia, 15 November 1966. Ketika itu dua pasangan suami istri, David dan Linda Scarberry serta Steve dan Mary Mallette, yang sedang berkendara melintasi bekas pabrik TNT pada masa perang dunia ke-II merasa tertarik dengan adanya sepasang cahaya bulat merah menyala sedang memandang kearah kendaraan mereka.
Setelah menghentikan mobil, mereka kemudian mencoba lebih mendekat kesumber cahaya tersebut berasal. Namun seketika itu juga mereka terperanjat, sepasang bulatan merah menyala itu ternyata merupakan mata dari seekor makhluk berperawakan manusia, berwarna gelap dengan sayap menyerupai kelelawar. Tanpa berpikir panjang lagi tentunya, mereka bergegas mengambil langkah seribu untuk segera pergi meninggalkan tempat tersebut. Hingga kini, mothman memang masih kerap menampakkan dirinya. Beberapa teori mengatakan, kemungkinan mothman memiliki kaitan erat dengan praktek ilmu hitam, beberapa lagi berspekulasi bahwa ia merupakan spesies hewan yang belum dikenal sains / belum teridentifikasi. Namun banyak pula yang skeptis dan menggapnya sebagai kebohongan
.

7. Thunderbird


Konon gambar disamping merupakan jasad Thunderbird yang berhasil ditemukan dan kemudian diawetkan.
Nama yang keren untuk makhluk Cryptozoology. Makhluk yang dideskripsikan sebagai makhluk terbang dengan ukuran tubuh yang besar. Laporan pertama mengenai Thunderbird datang dari kisah dua orang Cowboy yang mengklaim telah membunuh seekor burung raksasa diwilayah Arizona, April 1890. Menurut mereka, bentuk makhluk tersebut sangatlah aneh karena sama sekali tidak memiliki bentuk tubuh seperti burung pada umumnya. Ia terlalu besar untuk disebut sebagai seekor burung, sayapnya dikatakan mirip sayap kelelawar dengan bentuk wajah menyerupai buaya.


Pada gambar diatas terlihat sesosok makhluk menyerupai hewan prasejarah Pterodactyl yang berhasil ditembak mati.
Cryptozoologyst Amerika Serikat, Ken Gerhard memiliki teori yang mengatakan bahwa Thunderbird merupakan nenek moyang dari spesies burung hering yang diperkirakan hidup 6000 tahun yang lalu dan masih dapat eksis hingga sekarang. Banyak juga yang beranggapan bahwa Thunderbird merupakan perwujudan dari seekor Pterosaurus / Pterodactyls, reptil terbang raksasa yang eksis pada akhir periode Triassic hingga periode Cretaceous ( 220 – 65.5 juta tahun silam). Namun anggapan bahwa Thunderbird merupakan seekor Pterosaurus sangat diragukan karena ia banyak dilaporkan terlihat memiliki bulu yang menutupi sekujur tubuhnya. Ini tentunya sangat berbeda dengan Pterosaurus yang kulitnya terbentuk dari selaput-selaput halus yang sama sekali tak berbulu layaknya seekor burung.

6. Kraken


Disamping adalah iustrasi gambar mengenai bentuk fisik Kraken.
Kraken merupakan monster laut berukuran raksasa yang begitu melegenda. Dimasa silam, Ia begitu ditakuti oleh para penjelajah samudera karena banyak cerita rakyat yang berkembang pada masa itu menyebutkan bahwa Kraken merupakan monster laut yang dapat dengan mudah menghancurkan kapal-kapal mereka. Maka tidak heran, makhluk yang dikabarkan sebagai penghuni dasar laut perairan Norwegia dan Islandia ini sering digambarkan dalam peta-peta kuno sebagai perwujudan monster laut yang mematikan dan sebisa mungkin dihindari sewaktu berlayar.



Kraken kerap dideskripsikan sebagai cumi-cumi raksasa.
Legenda Kraken mungkin bersumber dari representasi seekor cumi-cumi raksasa yang memiliki panjang tubuh mencapai 13-15 meter termasuk tentakel-tentakelnya. Dan konon pada jaman dahulu kala hewan-hewan raksasa seperti ini sering dilaporkan menyerang kapal yang sedang berlayar.

5. Mokele-mbembe

Ilustrasi disamping menunjukkan bagaimana beberapa penduduk lokal lembah sungai Congo yang mencoba membunuh makhluk yang kerap disebut sebagai Mokele-mbembe.

Jauh dipedalaman Afrika, tersebutlah sosok makhluk raksasa yang telah sekian lama menjadi legenda masyarkat setempat. Ia mendiami suatu tempat yang menjadi salah satu urat nadi kehidupan bagi sebagian penduduk Afrika, Sungai Congo. Ya, disungai terpanjang kedua di Afrika setelah sungai Nil inilah makhluk yang bernama Mokele-mbembe sering dikabarkan terlihat. Kata Mokele-mbembe berasal dari bahasa Lingala yang memiliki arti Sesuatu yang menghentikan aliran sungai
. Menurut cerita turun temurun penduduk asli lembah sungai Kongo, Mokele-mbembe merupakan sosok monster sungai yang ditakuti karena ia berukuran sangat besar dan berbahaya.

Makhluk ini dikatakan berukuran lebih besar dari seekor gajah afrika dewasa, memiliki empat kaki dan berleher panjang dengan ukuran kepala yang kecil. Dari gambaran bentuk fisiknya mengingatkan kita akan jenis-jenis Dinosaurus Sauropoda seperti Brontosaurus, Argentinosaurus, dsb. Namun yang pastinya, penggambaran akan bentuk fisiknya sangatlah bervariasi. Menurut Roy Mackal -Cryptozoologyst yang pernah dua kali memimpin ekspedisi pencarian Mokele-mbembe di sungai Kongo-, kemungkinan makhluk yang sering disebut Mokele-mbembe ialah sejenis reptil, seekor herbivora dengan taksiran panjang tubuh keseluruhan mencapai 9 meter.

National Geographic sendiri pernah mengadakan ekspedisi singkatnya pada Mei 2006 untuk seri acara televisinya Dangerous Encounters. Namun sayangnya makhluk yang bernama Mokele-mbembe tersebut tampaknya terlalu malu untuk diabadikan kedalam kamera, sehingga ekspedisi berkahir dengan tidak ada satupun makhluk misterius yang berhasil ditemukan.

4. Champ


Foto amatir disamping adalah foto yang diambil oleh seorang wisatawan bernama Sandra Mansi ditahun 1977. Inilah foto penampakan Champ yang paling terkenal.

Dari pedalaman Afrika, saya mengajak anda menyeberangi samudera Atlantik untuk berkunjung kembali ke Amerika Utara. Tujuan kita kali ini ialah kesebuah danau diperbatasan Amerika Serikat – Kanada yang juga memiliki kisah akan monster danau yang legendaris, Danau Champlain namanya. Di Danau sepanjang 201 km inilah konon berdiam seekor monster danau yang sering disebut sebagai Champ. Ditahun 1977, seorang wisatawan bernama Sandra Mansi mendadak terkenal karena keberhasilannya mengabadikan sosok monster legendaris yang telah dilaporkan keberadaannya sejak abad ke-19 itu. Dari hasil analisa yang dilakukan oleh beberapa pakar fotografi terhadap gambar yang diambil Sandra, terungkap bahwa foto tersebut bukanlah rekayasa. Gambar itu benar-benar mengabadikan seekor makhluk raksasa yang sedang mucul ke permukaan danau.

Beberapa orang percaya bahwa sosok Champ mungkin merupakan seekor Plesiosaurus purba, walaupun ada beberapa pendapat yang mengatakan ia merupakan sejenis mamalia, mungkin merupakan nenek moyang paus Beluga. Danau Champlain yang terbentuk pada akhir zaman es 10.000 tahun silam memang selalu meyimpan rapat-rapat rahasia Champ dari waktu ke waktu. Tercatat lebih 300 laporan mengenai penampakan Champ, namun hingga saat ini identitas sebenarnya dari sosok monster tersebut masih menjadi tanda tanya besa.
3. Bigfoot / Sasquatch

Bigfoot digambarkan sebagai makhluk bipedal (berjalan dengan dua kaki), berperawakan tinggi besar (tinggi diperkirakan 1.5 – 3 meter) dengan bulu lebat yang tumbuh disekujur tubuhnya. Ia dikatakan hampir menyerupai seekor gorila namun berjalan tegak layaknya manusia modern. Makhluk yang dikabarkan menghuni hutan-hutan diwilayah Pacific Northwest, Amerika Utara ini begitu terkenal, tidak hanya diwilayah Amerika Serikat namun diseluruh dunia. Bahkan dibeberapa wilayah lainnya, terdapat legenda mengenai makhluk semacam Bigfoot. Sebut saja Yeti di Tibet, Hibagon di Jepang, hingga Yowie di wilayah Australia.

Sebuah video kontroversial yang berhasil mengabadikan sosok Bigfoot secara jelas datang dari dua orang pemburu Roger Patterson beserta seorang koleganya Bob Gimlin di tahun 1967. Patterson dan Gimlin merekam makhluk aneh tersebut diwilayah Bluff Creek, California Utara sewaktu mereka berburu. Walaupun banyak diragukan keasliannya, namun video inilah yang membuat banyak orang semakin tertarik akan sosok Bigfoot.

Sejauh ini terdapat beberapa penjelasan yang ditawarkan untuk mengungkap identitas dari makhluk yang sering disebut Bigfoot tersebut. Beberapa peneliti mengatakan bahwa kemungkinan besar Bigfoot lahir akibat salah identifikasi terhadap suatu spesimen. Mungkin mereka hanyalah seekor beruang yang sedang mengangkat kedua kaki depannya keatas sehingga ia terlihat seperti sedang berdiri. Grover Krantz, salah satu peneliti Bigfoot yang begitu antusias, dengan berani berspekulasi bahwa Bigfoot merupakan spesies Gigantopithecus blacki -salah satu spesies kera berukuran besar dari Genus Gigantopithecus ( Subfamily Ponginae )- yang selamat dari kepunahan 300.000 tahun yang lalu. Namun menurut Cryptozoologyst terkemuka, Loren Coleman, hampir 80 % penampakan Bigfoot yang selama ini dilaporkan merupakan rekayasa. Itu terbukti dari banyaknya foto penampakan maupun jejak-jejak kaki yang murni dibuat-buat / direkayasa oleh beberapa orang dengan maksud dan tujuan tertentu.
2. Chupacabra


Diposisi kedua adalah hewan dengan nama Chupacabra. Makhluk misterius yang berasal dari dua kata dalam bahasa Spanyol yakni “Chupar” yang berarti hisap / menghisap dan “Cabra” yang berarti kambing ini merupakan perwujudan dari seekor makhluk yang begitu menyeramkan. Selain karena bentuk fisiknya yang dideskripsikan menyerupai serigala dengan semacam “duri” yang tumbuh berjejer disepanjang tulang punggungnya, Chupacabra adalah makhluk penghisap darah, terutama darah hewan ternak seperti kambing. Ia sering dilaporkan membunuh beberapa hewan ternak pada malam hari, kemudian menghisap darahnya tanpa memakan sedikitpun daging korbannya.

Chupacabra begitu terkenal diwilayah Amerika Tengah dan Utara, serta beberapa wilayah Amerika Latin. Di tahun 1995, seekor Chupacabra dikabarkan telah membunuh delapan ekor kambing dalam waktu semalam di suatu wilayah di Puerto Rico. Inilah laporan awal mengenai serangan chupacabra yang berhasil didokumentasikan.


(Konon gambar diatas merupakan kepala seekor Chuacabra yang berhasil dibunuh oleh beberapa penduduk lokal di wilayah Puerto Rico.)

Kebanyakan orang mendeskripsikan Chupacabra sebagai makhluk dengan tinggi antara 1 – 1.2 meter, bukan mamalia namun sejenis reptil dengan gaya berdiri dan melompat seperti kanguru. Banyak anggapan yang mengatakan kemungkinan ia hanyalah sejenis anjing liar. Pendapat yang cukup berani mengatakan bahwa Chupacabra merupakan makhluk hasil rekayasa genetika dari suatu lembaga penelitian Amerika Serikat yang kabur dari laboratorium karantina diskitar wilayah El Yungue, Puerto Rico yang porak poranda akibat terjangan angin topan ditahun 1990′an. Selain itu, adapula yang mengkait-kaitkan Chupacabra dengan eksistensi makhluk-makhluk cerdas luar angkasa dan fenomena UFO.

1. Loch Ness Monster


Tibalah pada monster yang menduduki peringkat pertama dari daftar 10 makhluk Cryptozoology dalam artikel ini. Monster Loch Ness atau yang akrab disapa Nessie.

Nessie, monster penghuni danau Loch Ness, Skotlandia memang begitu melegenda diseantero dunia. Bahkan keberadaannya telah dilaporkan sejak abad ke-7. Puluhan ekspedisi telah dilakukan, serta ratusan sonar pernah diarahkan kedanau Loch Ness untuk mendeteksi keberadaan Nessie, namun semuanya seperti sia-sia. Nessie terlalu pemalu. Ia mungkin hanya berani menampakkan dirinya disaat-saat tertentu saja.

Beberapa laporan serta bukti-bukti berupa foto yang berhasil dikumpulkan dari beberapa saksi mata memperlihatkan bahwa monster penunggu danau Loch Ness memiliki ciri-ciri yang tak jauh berbeda dengan Mokele-mbembe. Ia juga bertubuh besar dan berleher panjang dengan ukuran kepala yang kecil. Namun berbeda dengan Mokele-mbembe yang dideskripsikan sebagai Dinosaurus Sauropoda, Nessie lebih sering dimasukkan kedalam kerabat Plesiosaur.


(Surgeon's Photograph)

Salah satu foto kontroversial yang berhasil mengabadikan sosok Nessie ialah foto yang sering disebut sebagai Surgeon’s Photograph. Didalam foto yang diambil pada tahun 1934 ini terlihat siluet seekor makhluk berleher panjang yang sedang menyusuri danau Loch Ness diwaktu senja hari. Namun pada kelanjutannya, foto tersebut terbukti merupakan hasil rekayasa.

Di tahun 2007 lalu, kembali beredar video kontroversial mengenai sosok Nessie yang diambil oleh seorang wisatawan bernama Gordon Holmes. Dalam video tersebut dengan jelas terlihat bayangan seekor makhluk yang diperkirakan memiliki panjang tubuh sekitar 14 meter sedang berenang menyusuri danau dengan gerakan yang cepat. Bayangan hitam tersebut dapat dengan jelas terlihat dari permukaan danau.

Beberapa penjelasan yang ditawarkan mengatakan bahwa kemungkinan fenomena Nessie hanyalah merupakan kesalahan identifikasi terhadap suatu makhluk hidup ataupun fenomena alam biasa. Di tahun 1979, ahli biologi, Dennis Power mengatakan bahwa sosok yang terlihat didalam Surgeon’s Photograph hanyalah seekor gajah yang sedang berenang, dimana kepala dan badannya tenggelam kedalam air dan hanya terlihat belalainya saja yang menjulang keatas. Belalai gajah yang menjulang keatas itulah yang memberi kesan seakan-akan itu bentuk dari leher dan kepala sesosok makhluk penunggu danau yang dikenal sebagai Nessie.

Teori lainnya menyebutkan sosok yang disebut Nessie itu hanyalah merupakan batangan kayu besar yang mengembang di dasar danau. Kayu-kayu ini mungkin mulanya tenggelam didasar danau, namun sewaktu-waktu ia dapat kembali menyembul kepermukaan air. Kesan inilah yang seolah-olah memperlihatkan munculnya seekor monster dari dasar danau.


(Analisa terhadap Surgeon's Photograph mengungkapkan, kemungkinan yang ada didalam foto tersebut hanyalah seekor gajah yang sedang berenang dalam posisi badan seperti gambar diatas.)

Keberadaan Nessie di danau Loch Ness memang selalu menimbulkan perdebatan. Banyak yang skeptis, namun tak sedikit pula yang meyakini Nessie benar-benar eksis. Mungkinkan monster ini merupakan sosok dari hewan prasejarah Plesiosaurus yang berhasil “lolos” dari kepunahan 65 juta tahun silam? Ataukah benar Nessie hanyalah makhluk yang ada dipikiran utopis kita dan tidak akan pernah dibuktikan keberadaannya? Biarlah waktu yang menjawabnya.





sumber :http://wisbenbae.blogspot.com/2010/10/top-10-cryptozoology.html
 

0 komentar:

Poskan Komentar

Next Prev home

Hit Counter